Ketika Gunung Mulai Ikut Berdakwah

gunung-kelud-meletus-hujan-pasir-terasa-hingga-malang-blitar

oleh : Almaghfurlah Sulthonul Qulub Al-habib Mundzir Bin Fuad Al Musawa

Ketika Alam Mulai Ikut Berdakwah,

Ketika kumerenung dalam tafakkur, kutanyakan pada alam, wahai gunung, apa yg kalian inginkan terus mengganggu umat Sayyiduna Muhammad صلى الله عليه وسلم ? Kalian akan terkena sidang kelak, bukankah kalian ini makhluk اللّهُ Ta’ala, dan اللّهُ Ta’ala mencintai Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم ,

lalu kenapa kalian mengambil posisi turut memerangi umat Muhammad صلى الله عليه وسلم pula?

Mereka menjawab : ” Kami adalah pendukung dakwah Sayyidina Rosulillah صلى الله عليه وسلم .., ketika umat beliau ghaflah (lupa), ketika masjid-masjid sepi, ketika musholla mulai runtuh tak disentuh, ketika Al-Qur’an mulai tak terngiang.

Kami takut dijadikan saksi di hari kiamat kelak, kami menyaksikan para da’i lemah mengunjungi wilayah-wilayah kami, maka kami berdakwah, kami terjun sebagai da’i, dengan cara kami tentunya,

Bukankah dengan perbuatan kami justru musholla dan masjid makmur?

Bukankah dengan perbuatan kami muslimin menjadi banyak berdoa dan berdzikir?

Bukankah dengan perbuatan kami orang kaya yang kikir menjadi berinfak?

Bukankah dengan perbuatan kami dosa-dosa umat banyak terhapus?

Bukankah dengan perbuatan kami banyak umat pendosa ini mati syahid?

Salahkah usaha kami?

kenapa kami dilarang membantu padahal para da’i tak mampu berbuat seperti yang kami perbuat?

Lalu apakah para sholihin akan menghentikan usaha kami membantu sayyidina Rosulillahh صلى الله عليه وسلم agar umatnya kembali dan sadar dari ghaflah?

Jika kami dijadikan saksi kelak atas dosa umat ini tentu para da’i dan sholihin yang akan tertuduh..

maka kami membantu mereka..Kenapa kami disalahkan?

Jika kami berhenti mampukah para sholihin dan da’i menggatikan perbuatan kami dan mengunjungi wilayah kami?

Kami hanya membantu meringankan beban para sholihin dan para da’i. Wahai اللّهُ , gunung-gunung-Mu sudah turut berbakti pada dakwah ini, tapi setidaknya batasilah cara bakti mereka agar tak terlalu menyakiti umat ini… amiin

Terimakasih wahai gunung-gunung, kalian turut berperan serta menyadarkan umat ini dan meringankan beban para sholihin dan da’i. Semoga اللّهُ Ta’ala segera melimpahkan hujan taubat dan rohmat pada umat ini tanpa perlu reaksi para gunung-gunung ini, amiin…

Sumber : sarkub.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>