BAGAIMANA CARA / STRATEGI / METODE UNTUK MEMPERBAIKI PERINGKAT UB PADA PEMERINGKATAN WEBOMETRIC ? part 2

Dalam rangka meningkatkan peringkat UB menjadi World Class University, berdasarkan pemeringkatan webometrics diperlukan perencanaan yang matang dan kerja keras dari seluruh elemen yang ada di universitas brawijaya, baik itu dosen, staff, karyawan, mahasiswa ataupun alumni.  Tanpa perencanaan yang matang dan kerja keras seluruh sivitas akademika, menjadi World Class University bagi UB hanyalah impian semata yang tak kan pernah dapat digapai.  Sebelumnya pada part 1 sudah kita bahas beberapa strategi untuk meningkatkan peringkat ub pada pemeringkatan webometrics. Pada part 2 ini, akan kita fokuskan pembahasannya pada peningkatan kemampuan perpustakaan ub, karena perpustakaan merupakan pusat dari sumber informasi ilmiah dari setiap perguruan tinggi dengan tidak memungkiri fungsi dari internet saat ini. Yuk, Kita kupas satu per satu kemampuan dari perpustakaan ub (digilib.ub.ac.id) sebagai ujung tombak dari publikasi ilmiah yang merupakan bagian dari penilaian world class university. Beberapa hal berikut merupakan tugas besar bagi pengelola perpustakaan, baik perpustakaan pusat, fakultas, jurusan atau prodi yaitu dengan mengembangkan e-book, e-journal, e-grey literature atau e-local content:

  • Pengembangan E-Book , Pengembangan koleksi e-book dapat dilakukan dengan pembelian atau pengembangan buku hasil karya dari civitas akademika. Pengembangan e-book sangat sesuai dengan Visi dari UB Press yaitu untuk menjadi Penerbit Elektronik Pertama dan Terbesar di Indonesia menjadi pemicu semangat untuk terus terdepan dalam bidang penerbitan. Tentunya dengan menerbitkan karya-karya terbaik para civitas akademika universitas brawijaya, walaupun dengan tidak menutup kemungkinan untuk menerbitkan atau melakukan pembelian ebook dari penulis di luar ub, tapi hal ini hanya akan memberikan sedikit pengaruh terhadap peringkat webometric. Beda lagi jika yang diterbitkan adalah hasil karya sivitas akademika ub tentu akan membawa banyak pengaruh terhadap peringkat webometic.
  •  Pengembangan E-Journal, Pengembangan ejournal dari perpustakaan ub tentu tidak beda jauh dengan pengembangan ebook yaitu dengan mengoptimalkan ejournal hasil karya dari para dosen ataupun mahasiswa ub sendiri. Walaupun begitu kita tidak menutup  diri untuk melakukan pembelian atau berlangganan journal-journal terbaik. Tentu dengan semakin banyak dan berkualitasnya jurnal yang ada di digital library ub tentu akan semakin banyak yang mereferensikan link digilib ub yang berarti akan semakin banyak dan beragamnya jumlah backlink.
  •  Pengembangan E-Grey Literature atau e-local content, yaitu Karya yang dihasilkan oleh mahasiswa ataupun dosen berupa artikel dan laporan penelitian. Koleksi ini sifatnya adalah  unpublished sehingga pemanfaatannya terbatas. Yang termasuk koleksi ini adalah skripsi, tesis, disertasi dan laporan penelitian. Menurut saya karya-karya tersebut tidak mengapa untuk dipublikasikan secara luas kalau hanya abstraknya saja, baik abstrak bahasa Indonesia atau bahasa inggris, tapi full content mungkin hanya bisa diakses dari internal ub saja. Berdasarkan pencarian saya di search engine digilib.ub.ac.id atau di google scholar, memang karya-karya tersebut sudah dipublikasikan, tapi hanya abstrak bahasa indonesianya saja. dan ada penelitian yang tidak saya temukan (mungkin belum diupload). Saran saya untuk memudahkan petugas perpustakaan, syarat untuk wisuda, selain mengumpulkan karya akhirnya dalam bentuk hardcopy dan softcopy, mahasiswa diwajibkan untuk upload mandiri hasil karyanya tersebut sebagaimana di perpustakaan ITS. Sekian dulu ya, lain kali bisa disambung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>