ISOLASI RNA DARI PARU ATAU LIMPHNODE

download

  1. disiapkan organ paru/limphnode, dipotong ditambah 200 µL tri reagen, atau apabila sudah dalam bentuk pellet (hasil isolasi DC/TCell) yang disimpan dalam tri reagen dan bila telah disimpan di suhu  -80oC  maka harus di suhu ruangkan terlebih dahulu (proses dilakukan dalam laminary flow)
  2. Ditambah kloroform 20 µL untuk limphnode dan 40 µL untuk paru
  3. Dishake/dikocok 15 detik
  4. Didiamkan (diinkubasi) 10-15 menit pada suhu ruang
  5. Disentrifuse pada 12000 rpm 4oC selama 15 menit
  6. Diambil pada bagian yang bening (lapisan atas atau supernatan)
  7. Ditambah isopropanol  50 µL untuk limphnode dan 100 µL untuk paru
  8. Diinkubasi  5-10 menit RT
  9. disentrifuse 12000 rpm 4oC selama 8 menit, supernatan dibuang, diperoleh pelet putih
  10. pelet ditambah 75% etanol  100 µL untuk limphnode dan 200 µL untuk paru
  11. disentrifuse 7500 rpm 4oC selama 5 menit, supernatan dibuang, diperoleh pelet RNA
  12. pelet dikering anginkan 3-5 menit tetap dalam laminer
  13. ditambah water  free RNA 10 µL
  14. Hasil disimpan pada suhu -80oC untuk proses RT RNA atau PCR, sebagian diencerkan 10X dengan water  free RNA dalam  volume total 5 µL untuk penentuan kadar menggunakan spektro nanodrop

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>