Mabuk Darat atau benar-benar mabuk

Terkadang banyak persepsi keliru di pikiran kita sehingga masalah tak kunjung tuntas. Terkadang kita enggan bertamu ke rumah orang dengan alasan, “Gak ah nanti mengganggu.” Padahal, siapa tahu, orang itu sangat senang bila kita bertamu.  Kisah berikut bisa menjadi pelajaran.

Seorang wanita turun dari kereta api di Gambir. Muka wanita cantik itu pucat pasi. Ia dijemput temannya yang berprofesi sebagai dokter di Jakarta.

Begitu bertemu temannya bertanya, “Kenapa kamu?”

Wanita itu menjawab, “Mabuk darat. Saya selalu mabuk darat bila naik kereta api dan duduk menghadap ke belakang.”

Dokter, teman wanita itu, bertanya lagi, “Mengapa kamu tidak mengajak bertukar tempat dengan orang yang duduk di hadapanmu?”

Wanita itu menjawab, “Saya sudah memikirkan hal itu.”

Dokter itu bertanya lagi, “Mengapa tidak kamu lakukan?

Dengan menarik nafas panjang wanita itu berkata, “Persoalannya adalah tidak ada satupun orang yang duduk di kursi itu.”

Salam SuksesMulia!

sumber : http://www.jamilazzaini.com/mabuk-darat/

One Response to Mabuk Darat atau benar-benar mabuk

  1. Hahahah … kalau memang gak ada yang duduk kenapa si wanita tidak duduk di tempat tersebut yaaa ?? :D :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>