Produsen Kotoran

Berhubung ngoprek-oprek orang sakit, simbah tak jarang harus bersinggungan dengan yang namanya barang-barang menjijikan produk manungso.

Suatu saat simbah harus mbuang yang namanya cerumen atau biasa juga disebut cureg, atau kotoran kuping. Kalo cuma sak uprit sih gak nggilani… tapi kalo gedhenya sak jempol, pasiennya saja mau muntah ngliatnya…

Yang paling sering kontak dengan barang ginian adalah staf laboratorium klinik. Mereka harus berurusan dengan barang berlendir macem dahak, ingus, uyuh binti urine, tinja, kerokan kulit, cairan nanah, sperma, darah, dan cairan menjijikan lainnya.

Di sini simbah sering merenung, coba dipikir… ha kok hasil produk alat-alat tubuh manusia ini semuanya njijiki… Dimulai dari kepala, sampai ujung kaki.

Kepala, ada ketombe, katimumul, keringet, kokot bolot.
Telinga, cerumen, cureg atau kotoran kuping.
Hidung, ada upil, ingus binti umbel.
Mata, ada belek.
Kulit, keluar minyak dan keringet yang sudah pasti rasa jeruk pecel.
Mulut, ludah wal iler, dahak, plak gigi…
Udel, ada bolot dan minyak yang baunya silaken cium sendiri..
Kemaluan, ada uyuh, lendir, sperma,..
Dubur, pusat bau, ada tinja dari yang keras akas, sampai yang encer luber….

Intinya, setiap lobang yang dimiliki manusia, semuanya memproduksi limbah yang pemiliknya sendiri bisa mabok dibuatnya jika mencium dan merasakan aromanya.

Bandingkan dengan lebah dengan produk madunya. Sapi dengan produk susunya. Walet dengan air liurnya yang mahal. Unggas dengan telurnya. Disamping tentunya kalo unggas dan binatang ternak masih bisa dimakan dagingnya. Bahkan bisa juga dimanfaatkan kotorannya untuk pupuk kandang.

Kotoran manusia gak mungkin ada yang mau makai buat pupuk…Simbah punya tetangga nanam jambu di atas tanah yang tadinya septic tank jumbleng… jambunya gedhe2 dan ranum2. Tapi gak ada yang mau makan. Orang menamainya JAMBU TAIMOKO. Moko adalah oknum pemilik WC yang septic tanknya akhirnya ditanami pohon jambu itu.

Susu manusia pun gak laku dijual kayak susu sapi. (tentu saja kita gak akan membahas industri pornografi yang di industri ini, organ yang satu ini laku keras dijajakan). Daging manusia apalagi. Nah apa yang membuat manusia lebih unggul dari kewan…??

Satu-satunya kelebihan manusia adalah pada amal perbuatannya. Kalo manusia biayakan, pecicilan, pating jengkang ra karuan… maka derajatnya lebih rendah daripada sapi, lebah, walet maupun ayam pelung…..

(Waduh perut mulai mules nih… simbah jadi inget lagu terkenal yang sudah diganti syairnya :
ayo ngising ayo ngising
neng Kebon neng Kebon
tutupi godhong pring tutupi godhong pring
ben garing ben garing

Dinyanyikan seperti lagu “Abang Yakob”…..heeh..)

sumber : http://www.pitutur.net/produsen-kotoran.jsp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>